Assalamu alaikum
wr.wb..
ASP.NET tidak hanya
dapat berfungsi di server berbasis MS Windows. Di Linux pun, Anda
dapat membangun
aplikasi web dengan ASP.NET, sehingga Anda tidak hanya terpaku pada PHP, Perl,
dan Java. Anda tidak perlu kembali ke MS Windows hanya demi ASP.NET.
Memang bisa membangun aplikasi
web dengan bahasa ASP di server Apache dengan bantuan modul Perl. Tapi ASP bukan ASP.NET. Malah Microsoft dalam
situs resminya sudah sangat menyarankan untuk migrasi dari ASP ke ASP.NET. ASP.NET
memiliki lebih banyak keunggulan daripada ASP biasa. Jadilah, jika Anda membaca
“perang” antara PHP dengan ASP.NET misalnya di forum diskusi atau milis,
platform atau server juga ikut dibawa-bawa. Artinya PHP vs ASP.NET itu juga
berarti Linux vs Windows atau Apache vs IIS, walaupun sebenarnya kita pun bisa
membuat aplikasi web dengan PHP di ser-ver selain Apache atau sebaliknya.
Mono,
maka membangun aplikasi web de-ngan ASP.NET di platform Linux menjadi mungkin.
Ok, penulis tahu Anda benci
basa-basi. Agar Anda bisa ber-ASP.NET-ria, Anda
mempunyai
dua pilihan untuk meng-host-ingASP.NET. Pertama ialah dengan XSP, yaitu server
web ringan yang ditulis dengan bahasa C#. Ini adalah pilihan yang paling mudah.
Cara kedua adalah dengan meng-gunakan server Apache (1.3 atau 2) dengan bantuan modul mod_mono. Orang meng-gunakan
XSP untuk masa pengembangan dan testing. Apache lebih cocok digunakan untuk
masa deployment. Anda bisa melihat beberapa aplikasi web berbasiskan ASP.NET
seperti BlogX dan IBuy Spy Portal yang
dijalankan
di Mono, seperti tampak dalam Gambar 1
dan Gambar 2.
Dalam artikel ini, kita hanya
akan mem-bahas cara meng-hosting ASP.NET dengan
XSP. Segeralah downloadXSP dari situs ofisial nya atau lewat CVS
anonimus. Sebe-lumnya pastikan Anda sudah menginstal Mono terlebih dahulu. Bagi
Anda yang menggunakan distro Fedora, SuSE, atau Red Hat, berbahagialah karena
situs resmi Mono sudah menyediakan paket binari ofisial un-tuk distro ini.
Sedangkan bagi pemakai dis-tro Gentoo atau Debian, paket binari ofisial
disediakan oleh pihak ketiga.
Bagi pemakai distro lain yang
tidak dise-diakan paket binarinya ataupun pemakai distro Debian atau Gentoo yang untuk satu dan
lain hal memutuskan untuk menggu-nakan paket ofisial dari situs resmi Mono bukannya
paket binari dari pihak ketiga, jangan khawatir. Tidak sulit untuk meng-instal
XSP darisource.Cara instalnya tidak jauh berbeda dari cara menginstal software
dari source. Cuma pada saat tahap ./con-figure sebaiknya menggunakan parameter
/usr. Jika Anda menggunakan cvs, maka langkah
./confi gure digantikan dengan ./autogen.sh.
Selesai menginstal XSP, gunakan
konsol dan browse ke /usr/share/doc/xsp/test. Dan jalankan perintah mono
/usr/bin/xsp.exe. Anda akan mendapatkan
pesan seperti:
Server web xsp secara default
meng-gunakan port 8080 (Anda bisa mengganti-kannya dengan mengedit file
xsp.exe.confi g yang bisa ditemukan di direktori yang sama) yang artinya tidak
akan mengganggu server Apache Anda jika
sudah berjalan sebelum-nya (yang biasanya menggunakan port 80).
Gunakan browser kesayangan Anda
un-tuk membuka URL http://localhost:8080/index.aspx. Jika Anda melihat halaman web dengan page
heading yang bertuliskan “Welcome to
Mono XSP!”, maka Anda berhasil ber-ASP.NET-ria di Linux. Pada halaman itu terdapat
banyak link contoh
halaman
web yang ditulis dengan bahasa ASP.NET.
Anda bisa melihat-lihat contoh-contoh yang tersedia. Tentu dengan syarat server web XSP bekerja juga pada saat
ber-samaan. Lihat Gambar 3.
Tapi tentu Anda tidak akan puas hanya melihat-lihat saja. Mari kita membuat
apli-kasi web dengan bahasa ASP.NET ini. Kita akan merasakan kedahsyatan
ASP.NET. Ingat apa yang penulis katakan
di awal arti kel. ASP.NET diciptakan untuk memu-dahkan kehidupan developer web
dari me-lak sanakan tugas-tugas rutin, membuat
sub misi form yang sederhana dan otenti-kasi klien, sampai konfigurasi
server web dan deployment. Kata kuncinya adalah
pro duk tivitas, produktivitas, dan produk-tivitas. Buka text editor
kesayangan Anda.
Ketiklah
:
Simpanlah file tersebut dengan
nama kalendar.aspx di direktori yang sama. Ini adalah
ekstensi yang umum dipakai. Eks-tensi yang lain adalah *.ascx, *.ashx, dan
*.asmx. Ingat, sebelumnya Anda harus mem-beri izin menulis di direktori
tersebut untuk user biasa kecuali Anda
sedang mengguna-kan account root sekarang ini. Bukalah de-ngan browser. URL-nya
adalah http://local-host:8080/kalendar.aspx. Anda akan meli-hat sebuah
kalendar. Selamat! Coba lihat file yang Anda tulis. Hanya delapan baris untuk membuat sebuah kalendar. Kalendar ini memang
jelek. Tapi setidaknya sudah mem-berikan gambaran bagi Anda bahwa ASP.NET sudah
menyediakan berbagai fungsi-fungsi rutin seperti dalam contoh ini, yaitu
membuat kalender. Bayangkan jika Anda
membuat kalendar dengan HTML dibantu
dengan JavaScript. Berapa baris kode yang Anda perlukan? ASP.NET mengabstraksi kode-kode rumit HTML ke dalam kode-kode yang
lebih praktis.
Lihat Gambar 4.
Sekarang kita mencoba untuk
melihat contoh aplikasi web kalender
yang sudah disediakan
di direktori yang bersangkutan dengan nama calendar.aspx. Bukalah de-ngan
browser dengan cara mengetikkan url ini di Location browser Anda:
http://local-host:8080/calendar.aspx. Lalu cobalah un-tuk membuka file itu
dengan text editor. Jangan coba untuk melihat
kode file ini dari browser (misalnya
jika Anda menggunakan Mozilla, Anda klik kanan dan memilih opsi view Page Source). Isinya lebih banyak dari
file sebelumnya.
Ini adalah kalendar yang sudah
di”improve”. Anda mungkin heran dengan kalimat
pertama, yaitu :
ASP.NET berbasiskan framework
.NET. Karena itu ASP.NET mendapatkan
seluruh ketangguhan dan fleksibilitas
framework .NET. Pustaka-pustaka yang
kaya untuk framework .NET tersedia siap
pakai bagi pa-ra developer web. ASP.NET juga tidak ter-Gambar 1.
BlogX_berjalanDenganMono. ASP.NET INFOLINUX11/2004 69 TUTORIAL Berita | Ulasan
| Adu Software | Utama | Bisnis | Apa Sih Sebenarnya... | Tutorial www.infolinux.web.id gantung pada satu bahasa tertentu.
Secara teoretis, Anda bisa menggunakan
bahasa pemrograman apa saja untuk
mengembang-kan aplikasi web dengan ASP.NET sepan-jang bahasa itu mendukung
properti .NET. Tapi bahasa yang umum dipakai adalah VB, JScript, dan tentu saja
C#. Tapi sayangnya untuk platform Mono
sampai artikel ini di-tulis, hanya bahasa C# yang didukung. Jadi sebenarnya,
kalimat pertama itu bisa diha-pus seperti yang penulis lakukan pada con-toh
pertama. Singkatnya ASP.NET adalah .NET di web.
Keunggulan ASP.NET yang lain
adalah performansi yang meningkat.
ASP.NET sebenarnya adalah kode CLR
(Common La-nguage Runtime) yang sudah di-compiledan bekerja di server. Tidak seperti
pendahulu-nya, yaitu ASP yang cuma menggunakan
pendekatan interpretasi, ASP.NET bisa me-ngambil keuntungan dari early
binding,kompilasi just-in-time,ataupun optimasi untuk mesin. Kita akan melihat bagaimana C#
ber-peran dalam aplikasi web. Ini adalah contoh yang sederhana di mana kode C#
dimasuk-kan (di-embbed) ke dalam halaman aspx.
Jalankan file itu dan Anda akan
meli-hat tulisan “InfoLinux Keren” yang makin
membesar.
Anda sendiri bisa melihat sen-diri perulangan for biasa yang berasal dari sintaks
C#. Lihat Gambar 5.
Di artikel ini sudah dikatakan,
ASP.NET diciptakan untuk mendongkrak produkti-vitas para developer web. Jadi
bagaimana dengan IDE? Kita tahu sendiri, IDE ber-peran sangat penting untuk
lebih mendong-krak produktivitas para developer. Di dunia Windows, ada yang
namanya Visual Studio .NET. Dengan Visual Studio .NET, membuat halaman berbasis
ASP.NET adalah semudah mendrag-drop kontrol elemen yang mau dipakai dan
mengatur properti visualnya. Mirip membuat GUI dengan desainer GUI se-perti VB
atau Glade. Tapi saat ini, sayangnya, IDE yang berhubungan dengan ASP.NET itu tidak
ada. Penulis mencoba MonoDevelop. Pada waktu mau membuat file baru (New File),
tidak ada pilihan untuk membuat file berbasiskan ASP.NET walaupun ada pilihan C#
web service. Tapi penulis memperkirakan dukungan untuk ASP.NET di MonoDevelop sedang
diusahakan. Lihat Gambar 6.
Sebagaimana yang dijawab oleh
Miguel lewat e-mail yang ditanyakan penulis, ASP.
NET
di platform Mono itu lengkap 100% sebagaimana
yang disadari oleh para devel-oper Mono dengan catatan plug-in bahasa seperti
VB dan JScript sedang dikerjakan. Ja-ngan terkejut kalau 1% dari server web
yang melayani halaman web berbasiskan
ASP.NET di Internet berada di platform Linux.
Ini
berdasarkan survey dari Netcraft. Anda bahkan
bisa membuat halaman web dengan
ASP.NET
di platform Windows dengan IDE Visual
Studio .NET lalu menhostingnya di
web
server Linux dengan Mono.
No comments:
Post a Comment