Wednesday, 27 May 2015

Membangun Aplikasi Web dengan ASP.NET

http://www.drewslair.com/wp-content/uploads/2015/03/31dfef58-1812-4523-ab35-c8bf20fcfd83.png
Assalamu alaikum wr.wb..
ASP.NET tidak hanya dapat berfungsi di server berbasis MS Windows. Di Linux pun, Anda
dapat membangun aplikasi web dengan ASP.NET, sehingga Anda tidak hanya terpaku pada PHP, Perl, dan Java. Anda tidak perlu kembali ke MS Windows hanya demi ASP.NET. 
                                               
Memang bisa membangun aplikasi web dengan bahasa ASP di server Apache dengan bantuan modul Perl.  Tapi ASP bukan ASP.NET. Malah Microsoft dalam situs resminya sudah sangat menyarankan untuk migrasi dari ASP ke ASP.NET. ASP.NET memiliki lebih banyak keunggulan daripada ASP biasa. Jadilah, jika Anda membaca “perang” antara PHP dengan ASP.NET misalnya di forum diskusi atau milis, platform atau server juga ikut dibawa-bawa. Artinya PHP vs ASP.NET itu juga berarti Linux vs Windows atau Apache vs IIS, walaupun sebenarnya kita pun bisa membuat aplikasi web dengan PHP di ser-ver selain Apache atau sebaliknya.

Mono, maka membangun aplikasi web de-ngan ASP.NET di platform Linux menjadi  mungkin.
Ok, penulis tahu Anda benci basa-basi. Agar Anda bisa ber-ASP.NET-ria, Anda
mempunyai dua pilihan untuk meng-host-ingASP.NET. Pertama ialah dengan XSP, yaitu server web ringan yang ditulis dengan bahasa C#. Ini adalah pilihan yang paling mudah. Cara kedua adalah dengan meng-gunakan server Apache (1.3 atau 2) dengan  bantuan modul mod_mono. Orang meng-gunakan XSP untuk masa pengembangan dan testing. Apache lebih cocok digunakan untuk masa deployment. Anda bisa melihat beberapa aplikasi web berbasiskan ASP.NET seperti BlogX dan IBuy Spy Portal yang
dijalankan di Mono, seperti tampak dalam  Gambar 1 dan Gambar 2.
 
 
 
 
Dalam artikel ini, kita hanya akan mem-bahas cara meng-hosting ASP.NET dengan  XSP. Segeralah downloadXSP dari situs ofisial nya atau lewat CVS anonimus. Sebe-lumnya pastikan Anda sudah menginstal Mono terlebih dahulu. Bagi Anda yang menggunakan distro Fedora, SuSE, atau Red Hat, berbahagialah karena situs resmi Mono sudah menyediakan paket binari ofisial un-tuk distro ini. Sedangkan bagi pemakai dis-tro Gentoo atau Debian, paket binari ofisial disediakan oleh pihak ketiga.
Bagi pemakai distro lain yang tidak dise-diakan paket binarinya ataupun pemakai  distro Debian atau Gentoo yang untuk satu dan lain hal memutuskan untuk menggu-nakan paket ofisial dari situs resmi Mono bukannya paket binari dari pihak ketiga, jangan khawatir. Tidak sulit untuk meng-instal XSP darisource.Cara instalnya tidak jauh berbeda dari cara menginstal software dari source. Cuma pada saat tahap ./con-figure sebaiknya menggunakan parameter /usr. Jika Anda menggunakan cvs, maka langkah ./confi gure digantikan dengan ./autogen.sh.
Selesai menginstal XSP, gunakan konsol dan browse ke /usr/share/doc/xsp/test. Dan jalankan perintah mono /usr/bin/xsp.exe.  Anda akan mendapatkan pesan seperti:
 
 
 
 
 
Server web xsp secara default meng-gunakan port 8080 (Anda bisa mengganti-kannya dengan mengedit file xsp.exe.confi g yang bisa ditemukan di direktori yang sama) yang artinya tidak akan mengganggu server  Apache Anda jika sudah berjalan sebelum-nya (yang biasanya menggunakan port 80).
Gunakan browser kesayangan Anda un-tuk membuka URL http://localhost:8080/index.aspx.  Jika Anda melihat halaman web dengan page heading yang bertuliskan  “Welcome to Mono XSP!”, maka Anda berhasil ber-ASP.NET-ria di Linux. Pada halaman itu terdapat banyak link contoh
halaman web yang ditulis dengan bahasa  ASP.NET. Anda bisa melihat-lihat contoh-contoh yang tersedia. Tentu dengan syarat  server web XSP bekerja juga pada saat ber-samaan. Lihat Gambar 3.
 
 
Tapi tentu Anda tidak akan puas hanya  melihat-lihat saja. Mari kita membuat apli-kasi web dengan bahasa ASP.NET ini. Kita akan merasakan kedahsyatan ASP.NET.  Ingat apa yang penulis katakan di awal arti kel. ASP.NET diciptakan untuk memu-dahkan kehidupan developer web dari me-lak sanakan tugas-tugas rutin, membuat  sub misi form yang sederhana dan otenti-kasi klien, sampai konfigurasi server web dan deployment. Kata kuncinya adalah  pro duk tivitas, produktivitas, dan produk-tivitas. Buka text editor kesayangan Anda.
Ketiklah :
 
Simpanlah file tersebut dengan nama kalendar.aspx di direktori yang sama. Ini adalah ekstensi yang umum dipakai. Eks-tensi yang lain adalah *.ascx, *.ashx, dan *.asmx. Ingat, sebelumnya Anda harus mem-beri izin menulis di direktori tersebut untuk  user biasa kecuali Anda sedang mengguna-kan account root sekarang ini. Bukalah de-ngan browser. URL-nya adalah http://local-host:8080/kalendar.aspx. Anda akan meli-hat sebuah kalendar. Selamat! Coba lihat file yang Anda tulis. Hanya delapan baris untuk  membuat sebuah kalendar. Kalendar ini memang jelek. Tapi setidaknya sudah mem-berikan gambaran bagi Anda bahwa ASP.NET sudah menyediakan berbagai fungsi-fungsi rutin seperti dalam contoh ini, yaitu membuat kalender. Bayangkan jika Anda  membuat kalendar dengan HTML dibantu  dengan JavaScript. Berapa baris kode yang  Anda perlukan? ASP.NET mengabstraksi  kode-kode rumit HTML ke dalam kode-kode yang lebih praktis.
Lihat Gambar 4.
   
Sekarang kita mencoba untuk melihat  contoh aplikasi web kalender yang sudah disediakan di direktori yang bersangkutan dengan nama calendar.aspx. Bukalah de-ngan browser dengan cara mengetikkan url ini di Location browser Anda: http://local-host:8080/calendar.aspx. Lalu cobalah un-tuk membuka file itu dengan text editor.  Jangan coba untuk melihat kode file ini dari browser (misalnya jika Anda menggunakan Mozilla, Anda klik kanan dan memilih opsi  view Page Source). Isinya lebih banyak dari file sebelumnya.
Ini adalah kalendar yang sudah di”improve”. Anda mungkin heran dengan kalimat pertama, yaitu :
ASP.NET berbasiskan framework .NET.  Karena itu ASP.NET mendapatkan seluruh ketangguhan dan fleksibilitas  framework .NET.  Pustaka-pustaka yang kaya untuk  framework .NET tersedia siap pakai bagi pa-ra developer web. ASP.NET juga tidak ter-Gambar 1. BlogX_berjalanDenganMono. ASP.NET INFOLINUX11/2004 69 TUTORIAL Berita | Ulasan | Adu Software | Utama | Bisnis | Apa Sih Sebenarnya... | Tutorial www.infolinux.web.id gantung pada satu bahasa tertentu. Secara  teoretis, Anda bisa menggunakan bahasa  pemrograman apa saja untuk mengembang-kan aplikasi web dengan ASP.NET sepan-jang bahasa itu mendukung properti .NET. Tapi bahasa yang umum dipakai adalah VB, JScript, dan tentu saja C#. Tapi sayangnya  untuk platform Mono sampai artikel ini di-tulis, hanya bahasa C# yang didukung. Jadi sebenarnya, kalimat pertama itu bisa diha-pus seperti yang penulis lakukan pada con-toh pertama. Singkatnya ASP.NET adalah .NET di web.
Keunggulan ASP.NET yang lain adalah  performansi yang meningkat. ASP.NET  sebenarnya adalah kode CLR (Common La-nguage Runtime) yang sudah di-compiledan  bekerja di server. Tidak seperti pendahulu-nya, yaitu ASP yang cuma menggunakan  pendekatan interpretasi, ASP.NET bisa me-ngambil keuntungan dari early binding,kompilasi just-in-time,ataupun optimasi untuk  mesin. Kita akan melihat bagaimana C# ber-peran dalam aplikasi web. Ini adalah contoh yang sederhana di mana kode C# dimasuk-kan (di-embbed) ke dalam halaman aspx.
Jalankan file itu dan Anda akan meli-hat tulisan “InfoLinux Keren” yang makin
membesar. Anda sendiri bisa melihat sen-diri perulangan for biasa yang berasal dari sintaks C#. Lihat Gambar 5.
Di artikel ini sudah dikatakan, ASP.NET diciptakan untuk mendongkrak produkti-vitas para developer web. Jadi bagaimana dengan IDE? Kita tahu sendiri, IDE ber-peran sangat penting untuk lebih mendong-krak produktivitas para developer. Di dunia Windows, ada yang namanya Visual Studio .NET. Dengan Visual Studio .NET, membuat halaman berbasis ASP.NET adalah semudah mendrag-drop kontrol elemen yang mau dipakai dan mengatur properti visualnya. Mirip membuat GUI dengan desainer GUI se-perti VB atau Glade. Tapi saat ini, sayangnya, IDE yang berhubungan dengan ASP.NET itu tidak ada. Penulis mencoba MonoDevelop. Pada waktu mau membuat file baru (New File), tidak ada pilihan untuk membuat file berbasiskan ASP.NET walaupun ada pilihan C# web service. Tapi penulis memperkirakan dukungan untuk ASP.NET di MonoDevelop sedang diusahakan. Lihat Gambar 6.
 
Sebagaimana yang dijawab oleh Miguel lewat e-mail yang ditanyakan penulis, ASP.
NET di platform Mono itu lengkap 100%  sebagaimana yang disadari oleh para devel-oper Mono dengan catatan plug-in bahasa seperti VB dan JScript sedang dikerjakan. Ja-ngan terkejut kalau 1% dari server web yang  melayani halaman web berbasiskan ASP.NET di Internet berada di platform Linux.
Ini berdasarkan survey dari Netcraft.  Anda bahkan bisa membuat halaman web dengan
ASP.NET di platform Windows dengan IDE  Visual Studio .NET lalu menhostingnya di
web server Linux dengan Mono.

No comments:

Post a Comment